Belajar ke Bekasi, DPRD Banjarmasin Soroti Sistem Reservoir Per Kawasan untuk Perluas Pelayanan dan Dongkrak PAD duniapermainan.id portal berita batam sekupang akurat

INIBERITA.id, BEKASI – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan air bersih sekaligus mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) menjadi perhatian serius DPRD Kota Banjarmasin. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempelajari strategi pengelolaan perusahaan umum daerah (Perumda) air minum di daerah lain yang dinilai memiliki sistem pelayanan dan pengembangan usaha yang menarik untuk diterapkan.

Hal tersebut menjadi salah satu agenda kunjungan kerja anggota DPRD Kota Banjarmasin ke Perumda Air Minum Patriot Kota Bekasi, Jumat (6/11/2026).

Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Zainal Hakim, mengungkapkan, kunjungan tersebut difokuskan pada pembahasan sejumlah strategi pengembangan perusahaan daerah, terutama dalam meningkatkan cakupan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, terdapat beberapa aspek penting yang menjadi bahan pembahasan, di antaranya strategi peningkatan cakupan layanan, peningkatan kinerja usaha untuk mendongkrak pendapatan badan usaha sekaligus kontribusinya terhadap PAD, serta strategi menjamin ketersediaan air baku sebagai sumber utama penyediaan air bersih.

Zainal mengatakan, dari hasil pertemuan tersebut, ada sejumlah hal menarik yang disampaikan pihak Perumda Air Minum Patriot Kota Bekasi dan patut menjadi bahan kajian bagi Kota Banjarmasin.

Salah satu strategi yang menarik perhatiannya adalah penerapan sistem reservoir atau tempat penampungan air berdasarkan kawasan maupun klaster.

Melalui sistem tersebut, distribusi air kepada pelanggan dapat dilakukan melalui reservoir yang ditempatkan lebih dekat dengan wilayah pelayanan. Dengan demikian, jangkauan distribusi menjadi lebih efektif karena sumber penyaluran air berada di sekitar kawasan pelanggan.

“Ada yang menarik dari pemaparan Perumda Air Minum Patriot Bekasi. Mereka menggunakan sistem reservoir per kawasan atau klaster. Dengan sistem ini, distribusi air minum kepada pelanggan bisa lebih dekat,” ungkap Zainal.

Menurutnya, pola pengelolaan tersebut dapat menjadi referensi untuk dikaji lebih lanjut, terutama dalam mencari solusi terhadap tantangan pelayanan air bersih di Kota Banjarmasin.

Ia menilai, peningkatan cakupan pelayanan tidak cukup hanya mengandalkan penambahan jaringan perpipaan. Perencanaan sistem distribusi, ketersediaan air baku, serta efektivitas pengelolaan perusahaan juga harus menjadi perhatian utama.

Terlebih, Perumda Air Minum sebagai badan usaha milik daerah memiliki dua tanggung jawab penting, yakni memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap PAD.

Karena itu, hasil kunjungan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda pertukaran informasi antardaerah, tetapi juga dapat memberikan masukan konkret bagi pengembangan sistem pelayanan air minum di Kota Banjarmasin.

Dengan mempelajari berbagai strategi pengelolaan yang diterapkan daerah lain, DPRD berharap pelayanan air bersih di Banjarmasin semakin luas, distribusi semakin efektif, dan kinerja perusahaan daerah semakin sehat sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(benk/iniberita).

duniapermainan.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *